Cara Menumbuhkan Disiplin dalam Diri
Cara Menumbuhkan Disiplin dalam Diri

Cara Tepat Menumbuhkan Kedisiplinan dalam Diri

Posted on

Disiplin Diri – Kesuksesan bisa dicapai dengan berbagai hal, salah satunya yaitu kedisiplinan dalam diri. Perilaku disiplin yang diterapkan saat bekerja dapat membentuk pola kerja yang positif.

Selain itu, kualitas kerja pun akan semakin meningkat dan teratur. Dalam menjalani karier, akan ada banyak cara mencapai keberhasilan. Misalnya saja membangun disiplin kerja.

Disiplin diri bisa dirasakan manfaatnya jika Anda memiliki suatu harapan dan impian yang ingin dicapai.

Kita harus mendisiplinkan diri untuk mengerjakan hal-hal yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, di dunia ini dibuat peraturan-peraturan yang disertai hukuman yang setimpal.

Hal ini tak lain agar setiap manusia bisa belajar hidup lebih tertata dan menaati aturan yang ada sehingga dunia tak kacau serta seseorang tak dapat berbuat seenak hatinya.

Pekerjaan Anda semakin lama akan terorganisir dan membawa nilai-nilai yang baik pada lingkungan kerja. Semua akan ikut dalam energi positif Anda.

Sayangnya, tidak semua orang bisa menerapkannya. Seringkali sikap ini justru menjadi hambatan bagi banyak orang, karena mereka merasa terkekang.

Mulai dari tidak menepati janji, hingga tidak komitmen dalam semua hal yang dikerjakan. Oleh karena itu, kesisiplinan ini tidak mudah diterapkan oleh setiap orang.

Meski tidak mudah, bukan berarti kita tidak bisa melakukan struktur dalam bekerja. Dengan menerapkan beberapa cara yang tepat, Anda akan terbiasa bertanggung jawab atas pekerjaan.

Cara Menumbuhkan Disiplin dalam Diri
Cara Menumbuhkan Disiplin dalam Diri

Mulai dari Diri Sendiri Aja

Langkah sederhana untuk mencapai kedisiplinan dalam berkarier, salah satunya dilakukan dengan komitmen. Diri sendiri harus menanamkan tekad yang kuat agar tidak goyah di kemudian hari.

Sikap disiplin yang dimaksudkan yakni tak cuma seputar pekerjaan, tapi juga dari kebiasaan Anda. Sikap ini harus menjadi karakter yang melekat di dalam diri.

Kebiasaan pribadi yang dimiliki harus punya cerminan untuk tidak meremehkan tugas apapun. Mengawali disiplin bisa dari Kesehatan fisik, menjaga pola makan, rajin berolahraga untuk membentuk pola hidup sehat.

Selain itu, Anda bisa menerapkan dalam mengendalikan emosi ketika menghadapi berbagai masalah. Penuhi pikiran dengan nilai-nilai positif dan pikirkan terlebih dulu kata yang diucapkan.

Tentuin Target dan Fokus pada Tujuan

Setiap hal yang dikerjakan sudah sepatutnya memiliki target dan tujuan. Bulatkan tujuan setiap menjelang tidur, pagi haru, maupun ketika memulai semua aktivitas.

Jangan pernah melupakan target Anda dan jangan pernah mengubahnya. Pilihlah waktu untuk dapat tenang dan fokus dalam menentukan strategi jangka pendek maupun panjang.

Anda bisa menentukan target sambil membayangkan momen saat kesuksesan tercapai. Hal ini bisa menjadi motivasi kerja dan membuat Anda lebih maksimal dalam setiap keputusan dan tindakan.

Anda pun bisa menentukan target yang tinggi dalam karier, tapi jangan lupa tetap membuat batasan yang masuk akal untuk mewujudkannya sehingga tidak akan jatuh tengah jalan.

Sehingga sebaiknya menyesuaikan target dengan kemampuan kerja yang dimiliki. Langkah berikutnya, Anda bisa melakukan semua usaha semaksimal mungkin untuk mencapai target.

Fokus pada tujuan hidup tentu tak mudah. Namun, kebiasaan dalam hidupmu bisa diubah agar kamu bisa lebih fokus pada apa yang kamu dambakan.

Kamu mungkin bertanya-tanya apakah kamu termasuk orang yang memiliki fokus yang cukup baik, atau justru sebaliknya.

Coba ingat-ingat lagi, apakah ketika kamu sedang mengerjakan sesuatu di meja kerjamu, kemudian Anda mendengar bunyi notifikasi dari handphone-mu, kamu akan langsung meraih handphone-mu meskipun pekerjaanmu belum selesai?

Dan setelah lama berselancar di handphone-mu, sulit bagimu untuk kembali ke meja kerjamu untuk melanjutkan pekerjaan.

Anda harus memilih tugas yang hendak kamu selesaikan dan set timer selama 25-30 menit. Ketika timer-mu berbunyi, kamu boleh mengambil waktu untuk beristirahat selama 3 menit.

Kamu bisa terus mengulangi hal ini sampai pekerjaanmu selesai. Dua puluh lima menit dinilai tidak terlalu lama dan tidak terlalu cepat untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Inilah mengapa dianggap efektif untuk membagi waktu bagi beberapa orang. Mungkin kamu juga bisa mulai menerapkan teknik ini.

Kamu bisa menumbuhkan fokus dengan mengingat apa tujuanmu, sehingga menumbuhkan motivasi dalam dirimu.

Oleh karenanya, setiap melakukan hal kecil kamu juga harus memotivasi dirimu untuk menyelesaikannya juga.

Jika hal seperti itu sering terjadi pada dirimu, maka kamu kurang memiliki daya fokus yang bagus. Hal ini bisa membuat pekerjaanmu terbengkalai, apalagi tujuan hidupmu!

Mulai dari Kebiasaan Kecil Dulu

Kebiasaan yang besar akan terbentuk dari hal-hal kecil. Percaya atau tidak hal ini seringkali terjadi. Kebiasaan terjadi karena Anda mengulangi hal yang sama selama beberapa kali.

Agar bisa disiplin, Anda bisa memulai dengan melakukan sesuatu positif kecil secara rutin. Misalnya saja dengan merapikan tempat tidur sebelum pergi kerja, membuang sampah pada tempatnya, atau menata keuangan pribadi dengan tepat.

Orang yang tidak dapat dipercayai dalam hal hal kecil,mustahil dapat diberikan kepercayaan akan hal hal yang besar.

Kalimat ini sesungguhnya hanyalah sebuah kalimat biasa biasa saja. Karena memang kenyataannya seperti itu.

Bayangkan orang yang mau mencuri mangga tetangga atau maling jemuran tetangga,mana mungkin diberikan kepercayaan untuk  menjaga toko kita?

Belajar jujur,dimulai dari jujur pada diri sendiri. Kalau kita sudah berjanji,maka berusahalah untuk selalu menepatinya,walaupun tampaknya hal yang sangat sepele.

Misalnya berjanji pada anak atau istri ,untuk mengajak jalan jalan. Kemudian Anda mengingkarinya di hari H. Hal ini sama dengan ketika Anda berjanji pada bos untuk selesaikan kerjaan.

Saat batas waktu yang dijanjikan, kerjaan Anda belum ada yang selesai. Sehingga bos tidak akan percaya lagi dengan Anda. Dengan asumsi, Anda dianggap tidak disiplin dalam menjalankan tugas.

Sikap yang terbentuk dari hal kecil ini akan membiasakan diri Anda untuk disiplin dan tidak lalai dengan hal-hal besar. Bagaimana, tidak sulit dikerjakan, bukan?

Tanggung Jawab pada Tugas-Tugas Kecil

Tanggung jawab harus dimiliki semua orang saat mengemban pekerjaan. Kedewasaan dinilai dengan cara kita bertanggung jawab saat melakukan kesalahan, baik kecil maupun besar.

Sebaiknya akui saja kesalahan kemudian meminta maaf dan berikan solusi atas kelalaian yang sudah dilakukan. Jangan pernah menyalahkan orang lain bakan lari dari masalah yang ada.

Dalam bekerja, tanggung jawab menjadi salah satu kewajiban Anda. Misalnya saja Anda dipercaya dalam membuka dan mengunci ruangan di kantor, maka jangan sampai kunci hilang.

Kesalahan harus bisa diminimalisir, salah satunya Anda bisa lakukan dengan cara mencatat semua tugas-tugas dalam note, smartphone, maupun dalam buku catatan yang sering dibawa.

Ketika Anda melakukan kesalahan dalam pekerjaan, ingatlah untuk bertanggungjawab atas kesalahan tersebut dan lakukan dengan cara terbaik agar selesai. Anda bisa meminta maaf jika salah.

Jadikan kesalahan tersebut sebagai tamparan diri Anda. Sehingga Anda tak akan ada hasrat atau niatan untuk mengulangi hal yang sama.

Hargai Karyamu Sendiri

Terkadang kita justru sulit menghargai karya sendiri. Merasa karya orang lain jauh lebih hebat dan segalanya.

Sementara karya diri sendiri tidak berani ditunjukkan karena merasa jelek. Hasilnya rendah diri. Sikap seperti ini lah yang menghalangi kita untuk menjadi maju dan sukses.

Disiplin dalam bekerja memberikan manfaat yang sangat baik Anda yang rajin. Salah satunya adalah membuat Anda menjadi lebih produktif. Sudah sepantasnya Anda menghargai kerja keras.

Sebelum bisa menghargai hasil karya orang lain, Anda harus menghargai hasil karya diri sendiri. Semua hal yang telah Anda lakukan adalah sebuah perjuangan luar biasa.

Sehingga bisa jadi atasan akan memberikan penilaian lebih baik terhadap kinerja Anda. Dengan begitu, karier di perusahaan tempat Anda bekerja akan menjadi semakin cerah.

Refresh Sejenak

Kedisiplinan karyawan pastinya akan mengalami kenaikan dan penurunan, karena kondisi eksternal dari masing-masing karyawan tidak dapat dikontrol.

Padahal, kondisi eksternal karyawan akan mempengaruhi suasana hati atau internal mereka. Evaluasi diri memang penting dalam mencapai suatu target dengan disiplin.

Anda bisa melakukan refresh dan mengisi ulang energi dengan cara melakukan peninjauan atas hal-hal yang telah dilakukan.

Ketidaksesuan ekspektasi dengan kenyataan memang sering terjadi, Anda tak perlu merisaukan hal tersebut. Hanya saja untuk berkembang, Anda perlu membenahi hal fatal sebelumnya.

Sebaiknya Anda membuat diri Anda beristirahat sejenak ketika bosan dan jenuh dengan rutinitas pekerjaan yang ada. Anda bisa melakukan liburan untuk mengisi energi, ide, dan kesegaran otak.

Lakukan perjalanan maupun hal-hal menyenangkan di akhir pekan maupun bila perlu ambil libur beberapa hari untuk membulatkan tekad untuk mencapai target kembali.

Hal ini sangat wajar dilakukan jika memang Anda sudah berada di titik kejenuhan. Jangan terus melangkah dengan keadaan demikian karena hanya dapat membuat diri Anda lelah dan tidak maksimal.

Pikiran yang lelah akan semakin mudah mengundang badmood sehingga tidak bisa disiplin bekerja. Oleh karenanya, tak ada salahnya jika Anda melakukan hobi yang pernah dilupain.

Anda bisa melakukan hobi baik di dalam rumah maupun di luar seperti melakukan perjalanan singkat atau melakukan sharing dengan teman untuk mencurahkan isi hati.

Penutup

Disiplin diri merupakan suatu siklus kebiasaan yang kita lakukan secara berulang-ulang dan terus menerus secara berkesinambungan sehingga menjadi suatu hal yang biasa kita lakukan.

Disiplin diri dalam melakukan suatu tindakan yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan akan manjadi suatu kebiasaan yang mengarah pada tercapainya keunggulan.

Keunggulan membuat kita memiliki kelebihan yang dapat kita gunakan untuk  meraih tujuan hidup yang menentukan masa depan kita.

Kedisiplinan akan muncul jika Anda mau menatanya sejak dini. Kebiasaan yang terstruktur dan tertata dapat menjadi pemicu awalnya.

Dari kedisiplinan muncul keteraturan kerja yang baik berupa etos kerja disiplin yang memimpin pada perusahaan yang lebih baik.

Tentunya dalam memantau kedisiplinan karyawan perlu program yang baik dan otomatis. Dimana dengan program tersebut maka secara otomatis perusahaan lebih mudah untuk memantau kedisiplinan karyawan setiap harinya.

Tidak hanya itu saja, tetapi program ini juga membantu untuk mencatat pelanggaran disiplin secara otomatis.

Baik keterlambatan absensi maupun bentuk pelanggaran disiplin kerja lainnya. Sehingga nantinya perusahaan lebih mudah melihat mana karyawan dengan etos kerja disiplin yang tinggi dan mana yang tidak.