Menjadi Karyawan Teladan
Menjadi Karyawan Teladan

12 Tips Menjadi Karyawan Teladan di Kantor

Posted on

Menajadi Karyawan Teladan – Karyawan teladan merupakan predikat yang diimpikan setiap karyawan. Dengan memiliki predikat ini, Anda akan disayang oleh bos dan berpeluang lebih besar untuk promosi jabatan.

Namun mendapatkan predikat sebagai karyawan teladan tentu tidak mudah dilakukan. Karena harus bekerja dengan produktivitas tinggi dan mampu membangun relasi baik.

Jika Anda ingin menjadi salah satu karyawan teladan di kantor, berikut 12 tips yang dapat dilakukan agar menjadi karyawan teladan.

Menjadi Karyawan Teladan
Menjadi Karyawan Teladan

Lakuin Pekerjaan Secara Profesional

Cara menjadi seorang karyawan teladan yang pertama yaitu dengan berperilaku secara profesional. Bagi sebagian orang, berperilaku secara profesional mungkin sulit dilakukan.

Namun Anda dapat mencobanya agar menjadi seorang karyawan teladan dalam suatu perusahaan. Anda dapat mengurangi intensitas mengobrol hal yang di luar pekerjaan.

Kurangi intensitas mengobrol bukan berarti Anda tidak mengobrol apa pun dengan rekan kerja. Berbicara atau mengobrol dengan rekan kerja tentu boleh saja, asalkan diberi batasan.

Lakukan obrolan hanya terkait pekerjaan saja. Namun bila rekan Anda mulai mengajak ngobrol masalah pribadi saat jam kerja, Anda dapat bersikap lebih tegas.

Bersikap lebih tegas yaitu dengan meminta rekan kerja untuk melanjutkan obrolannya saat jam istirahat saja. Bila diingatkan secara halus pasti rekan Anda tidak akan tersinggung.

Siapin Hati Buat Nerima Kritik

Agar menjadi seorang karyawan teladan, tentu Anda harus belajar menerima kritikan. Kritikan sangat diperlukan untuk membuat seseorang menjadi lebih baik.

Kritik yang diberikan oleh atasan kepada Anda bisa berarti bahwa atasan menyukai kinerja Anda.

Agar pekerjaan Anda mencapai hasil lebih baik sesuai keinginan, maka atasan akan memberikan masukan melalui kritikan yang diberikan.

Jadikan kritikan dari atasan sebagai acuan untuk terus memperbaiki diri dan berkembang. Dengan belajar menerima kritikan, tentu dapat memperbaiki kekurangan dalam pekerjaan.

Selain itu, Anda juga dapat bekerja lebih baik sesuai keinginan atasan. Hal ini dapat menjadikan Anda sebagai seorang karyawan teladan.

Saat mendapatkan kritikan pedas, Anda dapat berpikir sejenak dan mencari solusi tepat untuk memperbaikinya. Hal ini tentu dapat membuat kinerja Anda menjadi lebih baik.

Selesaiin Pekerjaan Melebihi Ekspetasi

Tips yang dapat dilakukan untuk menjadi karyawan teladan selanjutnya yaitu dengan menyelesaikan pekerjaan melebihi ekspetasi.

Saat Anda selalu menunjukkan hasil kerja yang bagus dan memuaskan, tentu atasan dapat memberikan kepercayaan kepada Anda.

Jika atasan telah memberikan kepercayaan, tentu lebih memudahkan Anda untuk naik ke jenjang karir lebih tinggi.

Untuk memulainya, tentu harus diperlukan ketelitian dan konsisten saat menyelesaikan pekerjaan.

Sebagai permulaan, Anda dapat memelajari bagaimana cara untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat.

Selain menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, Anda harus menyelesaikan pekerjaan sebaik mungkin dan meminimalkan adanya kesalahan.

Meski pekerjaan Anda sulit, namun maksimalkan kemampuan untuk selalu mengerjakan secara baik sebelum deadline.

Selain itu, Anda juga harus memahami tentang pekerjaan yang harus diprioritaskan. Usahakan untuk kreatif dalam mengerjakan pekerjaan tanpa selalu bertanya kepada atasan.

Dengan kemampuan yang Anda miliki saat mengerjakan tugas kantor, tentu hal ini dapat memudahkan Anda untuk mendapatkan promosi ke jenjang karir lebih tinggi.

Tetep Sopan dan Hormat dengan Teman Kerja

Meski terdengar sederhana, namun berlaku sopan dan hormat kepada setiap orang dapat menjadikan Anda seorang karyawan teladan.

Maka dari itu jangan pernah remehkan rekan kerja Anda, karena setiap pekerja tentu memiliki keahlian di bidang masing-masing.

Apabila Anda menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja, maka hal ini dapat berimbas pada kepribadian Anda.

Dengan menjaga kesopanan di tempat kerja, tentu dapat membuat Anda semakin disukai oleh rekan kerja dan karyawan lain.

Seorang karyawan yang teladan bukan hanya mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Namun menjadi karyawan teladan juga dapat menjalin relasi yang baik antar karyawan.

Saat dalam lingkungan pertemanan, Anda juga harus dapat memilih berteman dengan seorang yang memberi pengaruh positif.

Seorang rekan kerja yang dapat memberi pengaruh positif tentu dapat membuat Anda semakin optimis dalam bekerja.

Semua orang tentu senang berada di dekat orang yang optimis. Hal ini karena energi positif dapat menular.

Maka dari itu usahakan untuk bergaul dengan orang yang memberikan pengaruh positif dalam diri Anda.

Usahakan jangan bergaul dengan rekan kerja yang memberi pengaruh negatif seperti malas bekerja, berperilaku tidak hormat, dan membicarakan hal buruk tentang orang lain.

Bergaul dengan rekan kerja yang memberi pengaruh negatif, secara perlahan dapat menjadikan Anda sebagai pribadi yang pesimis.

Meski Anda baik kepada siapa saja, namun memilih teman bergaul juga dapat menentukan reputasi Anda di perusahaan.

Pertahanin Reputasi dan Cara Kerja

Tips menjadi seorang karyawan teladan selanjutnya yaitu dengan selalu mempertahankan reputasi dan kerja Anda.

Anda dapat memulai dari hal paling sederhana seperti datang lebih awal atau tepat waktu saat bekerja. Selanjutnya, Anda juga dapat bekerja dengan lebih baik dan konsisten.

Bagi sebagian orang, bekerja dengan baik dan konsisten tentu bukan perkara mudah. Hal ini karena diperlukan ketekunan dan ketelitian saat bekerja.

Bagi Anda yang ingin menjadi seorang karyawan teladan, tentu Anda harus dapat memertahankan kinerja Anda.

Selain itu, Anda juga harus dapat menjaga reputasi dengan cara memilih bergaul dengan rekan yang memberi pengaruh positif bagi Anda dalam bekerja.

Pertahankan reputasi dalam kerja juga dapat dilakukan dengan selalu mematuhi aturan perusahaan.

Dengan selalu mematuhi aturan perusahaan, jangan heran bila suatu saat Anda akan mendapatkan predikat karyawan teladan.

Berikan Solusi Saat Terjadi Masalah

Untuk menjadi seorang karyawan teladan, tentu Anda harus belajar berbagai hal agar memiliki wawasan luas.

Galilah potensi dalam diri dan selalu belajar untuk berkembang. Saat terjadi masalah dalam pekerjaan, pikirkan solusi dari setiap masalah.

Hindari mencari kesalahan orang lain apabila terjadi masalah, dan fokuslah mencari solusi tepat untuk memecahkan setiap permasalahan di kantor.

Saat sedang rapat dengan pimpinan, Anda dapat mengajukan solusi untuk permasalahan yang terjadi.

Meski nantinya saran Anda tidak digunakan, namun Anda sudah berhasil menawarkan solusi bukan hanya sekadar komplain dan mencari kesalahan.

Dengan peran Anda sebagai problem-solver, tentu pimpinan akan melihat potensi dalam diri Anda. Hal ini tentu membuat reputasi Anda di kantor semakin baik.

Hindari Gosip, Maksimalin Kerja

Saat sedang bekerja, sebaiknya Anda menghindari gosip dengan rekan kerja. Meski ngobrol dapat membangun hubungan baik dengan rekan kerja, namun Anda harus membatasi diri.

Jika Anda merasa pembicaraan dengan rekan kerja terlalu lama dan tidak membahas tentang pekerjaan, Anda harus menghentikan pembicaraan secara halus.

Selain itu, hati-hatilah saat bos melihat Anda mengorol saat jam kerja. Terutama saat Anda sedang membicarakan hal di luar pekerjaan.

Usahakan untuk mengalihkan pembicaraan sejenak untuk membahas hal yang berkaitan dengan pekerjaan.

Hal ini bertujuan agar bos Anda tidak berpikir bahwa Anda adalah tukang gosip di kantor. Usahakan untuk menghindari hal yang dapat berimbas buruk pada pekerjaan.

Selain mengurangi ngobrol hal yang tidak penting, Anda juga harus lebih memaksimalkan setiap pekerjaan. Hal ini bertujuan agar lebih berkembang dan menjadi karyawan teladan.

Aktif Saat Nyelesaiin Proyek

Tips menjadi seorang karyawan teladan selanjutnya yaitu dengan aktif dalam menyelesaikan setiap proyek.

Selain itu, usahakan jangan berpikir untuk mendapatkan pujian dari bos apabila proyek telah selesai dengan baik.

Bos tentu lebih mengetahui siapa yang aktif dalam sebuah proyek dan siapa yang tidak banyak bekerja.

Maka dari itu sebaiknya Anda berpikir tentang cara mengerjakan proyek agar mendapat hasil maksimal.

Jadilah seorang anggota tim yang aktif dan dapat bekerja secara maksimal. Dengan menjadi aktif, Anda dapat memilih bagian pekerjaan yang ingin Anda kuasai dan dapat diselesaikan.

Sebaliknya, jika Anda menjadi seorang yang pasif dalam tim, tentu orang lain akan memilihkan pekerjaan yang kurang tepat untuk Anda.

Hal ini tentu dapat memengaruhi hasil kinerja Anda. karena jika mendapat pekerjaan yang kurang tepat, tentu Anda tidak dapat bekerja secara maksimal.

Usahain Jangan Pegang Smartphone Saat Bekerja

Saat bekerja, sebaiknya Anda menghindari penggunaan smartphone di luar pekerjaan seperti bermain gim, membuka media sosial, dan lain sebagainya.

Agar tidak menggunakan smartphone saat sedang bekerja, Anda dapat menyimpan ponsel di dalam laci.

Selain itu, batasi panggilan masuk saat sedang bekerja. Hal ini bertujuan agar waktu Anda tidak terbuang selain untuk bekerja.

Jadi Mentor Buat Karyawan Junior

Untuk menjadi seorang karyawan teladan, tentu Anda harus menjadi seorang yang patut dicontoh.

Apabila di kantor ada karyawan baru atau junior yang masih asing dengan pekerjaan, Anda dapat mengambil bagian untuk menjadi mentor.

Jadilah mentor yang baik dalam memberikan pengarahan dan pelatihan kepada junior. Hal ini akan memudahkan Anda menjadi seorang karyawan teladan nantinya.

Jika Anda tidak yakin karyawan junior memahami perintah dalam pekerjaan, tanyakan secara pribadi apakah junior tersebut membutuhkan bantuan.

Selain itu, pastikan untuk selalu berhati-hati dalam menjaga ucapan dengan junior dan jangan sampai Anda terlihat frustasi saat bekerja.

Tanyain Tujuan Pekerjaan ke Supervisor

Tanyakan tujuan pekerjaan pada supervisor dapat membuat Anda lebih memahami keinginan dari atasan untuk setiap pekerjaan yang Anda lakukan.

Tanyakan secara serius kepada supervisor, dan pastikan Anda memahami serta mendapat gambaran jelas dalam pekerjaan.

Dengan memahami tujuan pekerjaan secara jelas, Anda akan lebih menonjol sekitar 95% dibanding karyawan lain.

Perhatiin Bahasa Tubuh

Selalu perhatikan bahasa tubuh Anda saat berbicara dengan rekan kerja maupun atasan. Bahasa tubuh tidak pernah berbohong, maka dari itu Anda harus lebih berhati-hati.

Agar terlihat berwibawa, saat Anda berbicara dengan posisi tubuh berdiri, pastikan posisi kaki terasa nyaman dengan bahu sedikit tertarik ke belakang.

Sedikit angkat dagu saat berbicara dan jangan lupa untuk melihat lawan bicara Anda.

Hal ini tentu dapat menimbulkan kesan baik dari bahasa tubuh. Selain itu, juga dapat menambah kepercayaan diri sendiri.

Kemudian saat sedang duduk, usahakan duduk dengan punggung tegak dengan posisi tangan terlihat. Hal ini semakin membuat Anda terlihat profesional dan lebih berwibawa.

Terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan agar menjadi karyawan teladan, mulai dari berperilaku secara profesional hingga memperhatikan bahasa tubuh.

Selain itu, agar menjadi seorang karyawan teladan, tentu Anda juga harus selalu belajar agar kemampuan Anda semakin berkembang.

Baca Juga : Menumbuhkan Kedisiplinan dalam Diri